Syahfuddin Anwar

Artikel Teknologi Informasi – Data Center – Social Media – Startup Business

Startup Archive

Friday

17

February 2017

0

COMMENTS

Debut Versi Beta Kumparan Para Mantan Jawara “Detik”

Written by , Posted in Startup

Media baru, kumparan, mencoba menyajikan sebuah platform hybrid yang menyatukan antara konten berbasis editorial dan konten komunitas (user generated content). Dengan visinya mendefinisikan ulang industri media tanah air, melalui “people power” yang dimiliki kumparan memulai perjalanan untuk menemukan pendekatan baru dan pola baru dalam jurnalistik modern. Konsep media sosial secara garis besar diadopsi dalam user experience kumparan.

Kumparan, secara prinsip yang membedakan mereka dengan media lain adalah mereka tidak menganggap teknologi sebagai pilar pendukung, melainkan sebagai fondasi utama. Inilah yang membuat mereka memutuskan untuk membangun platform yang menggabungkan konsep situs berita dengan media sosial.

Itulah mengapa ketika kamu membuka kumparan, maka kamu akan dihadapkan pada tampilan berbentuk timeline yang menyerupai media sosial seperti Twitter dan Instagram. Kamu pun bisa mengikuti (follow) penulis atau topik tertentu, agar timeline kamu hanya berisi konten yang sesuai dengan minat kamu.

Co-Founder dan Direktur Pemasaran kumparan Andrias Ekoyuono mengatakan apa yang ingin dicapai platform yang digawanginya bukan hanya sekedar pergantian, yang lama digantikan yang baru, namun berusaha menyesuaikan berbagai unsur media dengan pendekatan yang lebih sesuai. kumparan menekankan pada kekuatan tokoh-tokoh senior di bidang media yang telah bergabung.

Beberapa tokoh media, seperti Budiono Darsono, Abdul Rahman, Calvin Lukmantara, Hugo Diba, Arifin Asydhad, Ine Yordenaya, Heru Tjatur dan Yusuf Arifin. menjadi bagian komisaris, investor, dan manajemen kumparan. Dengan pengalamannya di bidang jurnalistik dan media digital, para tokoh tersebut diharapkan mampu melahirkan sebuah terobosan baru dalam sebuah kanal pemberitaan online.

Beberapa netizen yang kami tanya secara personal mengaku ketika membuka kumparan first impression mereka tertuju pada versi lain dari Kompasiana, Blogdetik atau Medium. Hanya saja mereka menyatukan antara pemberitaan editorial dan tulisan yang dapat dibuat pengguna umum.

Terkait publikasi tulisan yang dapat dilakukan siapa saja, Andrias menjelaskan mekanisme pemantauan dan pelaporan.

“…kualitas tulisan menjadi bagian yang sangat kami tekankan. Di luar tulisan editor, kami memiliki tim yang bertugas untuk memantau semua tulisan yang masuk, termasuk memberikan opsi pelaporan jika ada konten yang perlu ditindak lebih lanjut. Pendekatan akun pengguna, seperti verifikasi akun juga akan menjadi upaya membuat kumparan terisi konten berkualitas.”

Saat ini tim pengembang juga tengah mempersiapkan sebuah sistem back end untuk meminimalisir kontan yang kurang bermutu, dengan menanamkan sistem cerdas. Hal ini menjadi konsentrasi khusus, mengingat Indonesia juga masih disibukkan untuk memerangi pemberitaan hoax. Menurut Andrias, penanganan terhadap pemberitaan hoax juga menjadi salah satu tujuan khusus yang akan direalisasikan bersama kumparan.

Dikutip : Berbagai Sumber (Dailysocial & Techinasia)

Saturday

16

April 2016

0

COMMENTS

Uber luncurkan layanan ojek di jakarta

Written by , Posted in Startup

Akhirnya Uber meluncurkan layanan ojek moter di jakarta dengan nama UberMotor (12/04/2016). Pada dasarnya layanan ini tidak berbeda dengan layanan untuk mobil sebelumnya.Perusahaan yang berbasis di USA telah melakukan ujicoba untuk transportasi roda dua di negera lain.

Pertama di thailand, kemudian dibeberapa kota di India. Uber sudah mengantisipasi layanan ojek motor ini. Setelah semua ibukota provinsi sudah menjadi ajang pertempuran dua operator besar lainnya.

Penguasa lokal Indonesia Go-Jek, serta GrabBike dari Malaysia telah melesat dengan tinggi jumlah armadanya sejak diluncurkan pada awal 2015. Go-Jek mengklaim memiliki 200.000 pengemudi yang terdaftar. Persaingan sengit antara kedua startups ini telah mengakibatkan harga yang sangat rendah untuk mempertahankan pelanggan.

Ojek begitu melimpah di ibukota jakarta karena sangat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan transportasi umum dan menembus jalanan yang padat. Sejumlah pengemudi ojek yang tidak dapat atau tidak mau bergabung di perusahaan aplikasi telah memprotes tarif murah yang ditawarkan, yang menyebut hal ini persaingan tidak sehat.

Dengan masuknya UberMotor pada pertempuran angkutan berbasis sepeda motor di Indonesia, dipastikan harga tidak mungkin untuk lebih baik atau lebih bersaing lagi.

Dikutip : Techinasia

Tuesday

16

December 2014

0

COMMENTS

Tips Layanan Pelanggan Via Sosmed

Written by , Posted in facebook, Startup, twitter

Social Customer ServicePopularitas sosial media, telah merubah cara publik atau pelangan dari saluran tradiosional seperti telepon atau email untuk mengutarakan opini tentang perusahaan, dengan menggunakan situs Facebook atau Twitter. Pertanyaannya : anda mendengar itu ?

Jika perusahaan tidak memiliki seseorang yang menjaga saluran sosial media untuk pertanyaan yang berhubungan dengan layanan pelanggan dan menanggapi dengan benar. Ini akan membunuh peluang pelanggan untuk anda. Banyak pelanggan, khususnya kelompok muda, tidak ingin duduk di telepon lalu berurusan dengan layanan pelanggan perusahaan selama berjam-jam untuk menyelesaikan masalahnya. (more…)

Saturday

13

December 2014

0

COMMENTS

Sosial Media Sumber Testimoni Bisnis Anda

Written by , Posted in Startup

Social MediaMembangun sebuah website dan menjalankan dapat dilakukan oleh setiap orang, bahkan dalam hitungan beberapa jam selesai pekerjaan itu. Tapi pernahkah kita berpikir apa yang ada dibenak pelanggan dan calon pelanggan tentang produk atau jasa anda. Apakah produk atau jasa anda menguntungkan bagi mereka atau memiliki nilai jual yang unik atau apa yang membedakan dengan pesaing anda. (more…)

Wednesday

8

October 2014

0

COMMENTS